Arsenal memasuki jeda internasional usai menelan kekalahan 3-0 dari Brighton. Meski hasil tersebut mengecewakan, situasi ini memberi kesempatan bagi skuad asuhan Mikel Arteta untuk melakukan evaluasi sekaligus menyelesaikan urusan kontrak pemain di luar lapangan.

Berdasarkan laporan Flashscore, manajemen The Gunners ingin membuat progres nyata terkait perpanjangan kontrak Declan Rice dan Martin Odegaard. Masa bakti kedua pemain ini tersisa kurang dari dua tahun, sehingga klub ingin segera mengamankan posisi mereka sebelum memasuki 18 bulan terakhir.

Prioritas Perpanjangan Kontrak di Emirates

Sejauh ini, tidak ada indikasi dari Rice maupun Odegaard untuk meninggalkan London Utara, membuat proses negosiasi diprediksi berjalan mulus. Diskusi dengan Rice bahkan sudah aktif berjalan dan menunjukkan tren positif. Gelandang timnas Inggris itu kabarnya bakal diganjar kenaikan gaji dari nominal saat ini yang berada di angka 260.000 poundsterling per pekan.

Situasi serupa juga berlaku untuk sang kapten, Martin Odegaard. Dengan performanya yang konsisten, klub siap menawarkan kontrak baru menyusul kesepakatan terakhir yang diteken pada September 2023 lalu.

Negosiasi Jurrien Timber dan Masa Depan Arteta

Selain Rice dan Odegaard, negosiasi kontrak Jurrien Timber justru dikabarkan berada di tahap yang paling maju. Bek asal Belanda tersebut rencananya akan mendapat kontrak baru disertai kenaikan gaji menyusul penampilan apiknya usai pulih dari cedera panjang.

Sementara itu, David Raya dan Kai Havertz yang kontraknya baru habis pada 2028 belum menjadi prioritas mendesak, namun tetap masuk dalam agenda klub. Di sisi lain, kontrak Mikel Arteta yang berlaku hingga 2027 juga menjadi salah satu poin yang dibahas manajemen bersama Andrea Berta selama jeda internasional ini.