Arsenal mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah arahan Mikel Arteta, The Gunners bertransformasi dari tim yang sering diremehkan menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga Inggris.

Setelah lama dicap sebagai tim yang rapuh dan mudah dikalahkan, Arsenal kini jauh lebih kuat secara fisik dan solid dalam bertahan. Klub juga menunjukkan keseriusan di bursa transfer demi mendatangkan pemain-pemain berkualitas.

Pembelaan Thierry Henry

Meski strategi ini sukses membawa Arsenal bersaing di papan atas, kritik soal gaya bermain masih sering muncul. Sejumlah pengamat menilai permainan Arsenal saat ini tidak lagi seindah era dulu. Legenda klub, Thierry Henry, mengaku heran dengan kritik tersebut.

Kepada RMC Sport, Henry menyebut publik seakan tidak pernah puas dengan kerja keras Arteta. Butuh waktu bertahun-tahun bagi Arteta untuk merakit ulang skuad ini agar bisa kembali bersaing di level tertinggi.

"Dulu kita dikenal sebagai tim yang tidak kompetitif dan gampang dilewati lawan. Sekarang setelah kita kuat, dominan dalam bola mati, dan sulit dibobol, orang-orang malah bilang kita tidak enak ditonton," kata Henry.

Henry juga mengingatkan bahwa suporter dan pengamat dulunya terus menuntut Arsenal agar kembali memenangi gelar. Ketika Arteta akhirnya menemukan formula yang tepat untuk menang, kritikan justru beralih mempermasalahkan cara bermain.

Hasil Akhir Lebih Penting

Bagi Henry, perdebatan soal estetika permainan sudah tidak penting lagi. Setiap tim punya cara sendiri untuk menang, dan banyak klub juara di masa lalu juga mengandalkan sepak bola pragmatis.

Catatan di lapangan membuktikan lini belakang Arsenal jauh lebih tangguh, terutama saat melakoni laga tandang yang sulit. Taktik Arteta terbukti ampuh meredam lawan, terlepas dari apakah permainan itu menghibur penonton netral atau tidak.

Pada akhirnya, dalam kompetisi seketat Liga Inggris, trofi dan konsistensi hasil jauh lebih utama dibanding perdebatan soal gaya bermain.