Bruno Guimaraes dipercaya turun sebagai starter di lini tengah saat Arsenal menghadapi Brighton. Sayangnya, laga tersebut berjalan jauh dari harapan bagi sang gelandang.
Pekan lalu, Guimaraes sempat jadi主角 berkat gol jarak jauhnya ke gawang Sunderland. Namun, dalam lawatan ke markas Brighton, pemain seharga 80 juta Poundsterling ini gagal menunjukkan performa terbaiknya ketika Arsenal takluk dari tuan rumah.
Guimaraes bahkan ditarik keluar tak lama setelah babak kedua dimulai. Penampilan minor ini langsung mendapat sorotan dari mantan pemain Arsenal, Paul Merson, yang menilai sang gelandang kewalahan menghadapi tempo pertandingan.
Analisis Paul Merson soal Penampilan Guimaraes
Brighton tampil dominan dan menjadikan Guimaraes sebagai target utama pressing mereka. Menurut Merson, pemain asal Brasil itu sama sekali tidak bisa keluar dari tekanan pemain lawan.
“Jauh dari standar. Sangat jauh. Saya sudah bilang saat turun minum bahwa dia akan diganti, tapi dia sempat bertahan di lapangan selama 10 menit babak kedua,” kata Merson kepada Sky Sports.
“Tempo pertandingan terlalu cepat untuknya. Lawan langsung menutup ruang geraknya. Brighton bermain luar biasa hari ini,” tambahnya.
Di sisi lain, situasi ini membuka peluang bagi Myles Lewis-Skelly untuk merebut tempat utama. Pemuda didikan akademi Hale End tersebut tampil stabil musim ini dan kini punya argumen kuat untuk menggeser posisi Guimaraes.
Kekalahan ini jelas menjadi pekerjaan rumah bagi Mikel Arteta. Jeda internasional kali ini harus dimanfaatkan Arsenal untuk membenahi taktik sebelum kembali turun ke lapangan.