Kepindahan Emile Smith Rowe ke Fulham awalnya diproyeksikan sebagai lembaran baru bagi produk akademi Hale End tersebut. The Cottagers bahkan menjadikannya pembelian termahal klub pada 2024 dengan nilai transfer mencapai 34 juta poundsterling untuk mendongkrak lini serang mereka di bawah asuhan Marco Silva. Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Kini di usia 26 tahun, masa-masa yang seharusnya menjadi puncak kariernya justru diwarnai kesulitan mengulang performa impresif seperti saat berseragam Arsenal. Menurut data Flashscore, masa depan Smith Rowe di Craven Cottage mulai berada dalam ketidakpastian besar. Musim ini, ia baru mencatatkan total 38 menit bermain di Liga Premier dari sejumlah penampilan sebagai pemain pengganti di bawah manajer anyar, Alvaro Arbeloa.

Minim Menit Bermain dan Persaingan Ketat

Smith Rowe sempat tampil sebagai starter di ajang Carabao Cup tengah pekan lalu saat menghadapi West Ham. Alih-alih meredakan keraguan, penampilan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru mengenai kondisi fisik, performa, dan kontribusinya di atas lapangan. Fulham tentu mengharapkan dampak besar dari pemain yang dibeli dengan harga tinggi, tetapi hal itu belum terlihat.

Situasi semakin pelat dengan kemunculan Josh King. Gelandang berusia 19 tahun yang juga sedang dipantau oleh Arsenal ini tampil luar biasa musim ini. King kini menjadi pilihan utama untuk posisi gelandang serang nomor sepuluh dan konsisten memberikan kontribusi signifikan, yang otomatis memberi tekanan tambahan bagi Smith Rowe.

Arbeloa dilaporkan tidak memedulikan status atau besaran gaji pemain dan siap mengambil keputusan tegas. Jika Smith Rowe gagal meningkatkan performa dan perannya di paruh kedua musim, opsi melepasnya pada bursa transfer mendatang harus dipertimbangkan.

Jika melihat ke belakang, penjualan senilai 34 juta poundsterling merupakan bisnis yang sangat menguntungkan bagi Arsenal. Meski demikian, melihat mantan pemain favorit publik Emirates Stadium ini kesulitan menemukan performa terbaik di usia emasnya tetap menyisakan kekecewaan tersendiri bagi pendukung The Gunners.