Penyerang muda Arsenal yang baru berusia 18 tahun, Ceadach O'Neill, mendadak jadi perbincangan hangat. Namanya masuk dalam radar timnas senior Irlandia Utara, membuat status internasionalnya kini diperebutkan oleh dua asosiasi sepak bola menyusul performa apiknya bersama akademi Arsenal.
Berdasarkan laporan Belfast Telegraph, O'Neill sebetulnya sudah pernah tampil memperkuat tim senior Irlandia Utara dalam laga uji coba melawan Guinea dan Prancis musim panas lalu. Saat itu, ia dipanggil langsung oleh pelatih Michael O'Neill. Meski begitu, penampilan tersebut belum mengunci status kewarganegaraan sepak bolanya secara permanen.
Aturan Eligibilitas FIFA
Mengacu pada regulasi FIFA, O'Neill masih punya celah untuk pindah membela Republik Irlandia. Faktor utamanya karena dua penampilan sebelumnya bersama Irlandia Utara baru sebatas laga persahabatan, bukan pertandingan kompetitif resmi.
Lahir di Kilrea, County Londonderry, O'Neill berhak memegang paspor Britania Raya atau Republik Irlandia merujuk pada ketentuan Perjanjian Good Friday. Hal ini memberinya kebebasan penuh dalam menentukan pilihan tim nasional yang akan dibelanya di level senior.
Sejauh ini, O'Neill memang lebih akrab dengan kelompok umur Irlandia Utara, mulai dari level U-19, U-21, hingga sempat mencicipi panggilan skuad senior. Kendati demikian, komitmen jangka panjangnya masih terbuka lebar.
Titik Terang di UEFA Nations League
Teka-teki soal masa depan O'Neill diprediksi bakal segera terjawab dalam waktu dekat pada ajang UEFA Nations League, di mana Irlandia Utara dijadwalkan bertanding melawan Georgia dan Hungaria.
Jika pelatih menurunkan O'Neill dalam laga resmi kompetitif tersebut, peluangnya untuk pindah ke Republik Irlandia otomatis tertutup. Sebaliknya, jika ia tidak dimainkan dan memutuskan pindah sebelum mencatat caps kompetitif, maka ia akan resmi berseragam Republik Irlandia kedepannya.